Khidmat dan Penuh Harap, SMK Negeri 1 Giritontro Lantik Pengurus OSIS Baru
Khidmat dan Penuh Harap, SMK Negeri 1 Giritontro Lantik Pengurus OSIS Baru
Giritontro, 26 Januari 2026 — Halaman SMK Negeri 1 Giritontro dipenuhi barisan rapi peserta didik berseragam putih-abu. Pagi itu, Senin, atmosfer khusyuk menyelimuti setiap sudut halaman sekolah. Bukan sekadar upacara bendera rutin, namun momen bersejarah tengah berlangsung: pelantikan kepemimpinan baru Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) periode 2026/2027.
Seluruh warga sekolah—dari peserta didik, dewan guru, hingga tenaga kependidikan—hadir menyaksikan estafet kepemimpinan yang berlangsung tertib dan penuh makna ini.
Pembuka yang Membangkitkan Semangat
Sebelum bendera Merah Putih berkibar, riuh rendah lagu-lagu patriotik mengalun. Dimulai dengan "Halo-Halo Bandung" yang membangkitkan semangat perjuangan, dilanjutkan "Rukun Sama Teman" yang mengajarkan persatuan, hingga "Mars SMK Negeri 1 Giritontro" yang menegaskan identitas sekolah. Ketiga lagu itu seakan menjadi pengingat: kepemimpinan adalah tentang perjuangan, persatuan, dan kebanggaan.

Ketika sang saka Merah Putih mulai dinaikkan diiringi lagu "Indonesia Raya", ratusan pasang mata memandang hormat. Sesaat hening, seluruh hadirin mengheningkan cipta, mengenang jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan.
Ikrar dan Komitmen
Bapak Anggara Budi Laksono, S.Kel., selaku pembina upacara, memimpin pembacaan Teks Pancasila dengan suara tegas namun penuh kehangatan. Setiap sila dibacakan dengan jelas, diikuti serentak oleh ratusan suara peserta upacara—sebuah pengingat akan dasar negara yang harus dijunjung tinggi.

Pembacaan Undang-Undang Dasar oleh petugas upacara kemudian menyusul, memberikan pemahaman tentang landasan hukum bangsa. Puncaknya, Lutfi Rahmat Prastyo dari kelas X TJKT 3 melangkah maju dengan mantap, menyuarakan Ikrar Pelajar Indonesia. Kata demi kata diucapkan dengan tegas, seolah menegaskan komitmen generasi muda untuk menjadi insan berakhlak mulia dan berprestasi.
Tongkat Estafet Kepemimpinan Berpindah Tangan
Momen yang paling ditunggu akhirnya tiba. Riana Nur Safitri, ketua OSIS periode sebelumnya, melangkah ke depan dengan senyum tulus. Di hadapannya berdiri Alwiena Aulia Putri, sosok yang akan memimpin OSIS ke depan. Dalam prosesi yang simbolis namun sarat makna, selempang ketua OSIS berpindah dari pundak Riana ke pundak Alwiena. Tak hanya selempang, bendera OSIS pun diserahkan—simbol tanggung jawab, kepercayaan, dan harapan.

Tepuk tangan riuh mengiringi penyerahan tersebut. Di balik tepuk tangan itu, tersimpan harapan besar: bahwa kepemimpinan baru ini akan membawa perubahan positif, menggerakkan potensi siswa, dan mengharumkan nama sekolah.
Amanat Pembina: Bekal untuk Perjalanan
Setelah pelantikan, Bapak Anggara Budi Laksono menyampaikan amanat yang menggugah. Beliau menekankan bahwa Ikrar Pelajar Indonesia bukan sekadar kalimat yang dibacakan saat upacara, melainkan pedoman hidup yang harus diamalkan setiap hari. "Kepemimpinan sejati," ucapnya, "adalah ketika kalian mampu membawa perubahan nyata dalam keseharian, baik di sekolah maupun di masyarakat."

Pesan itu meresap dalam, menjadi bekal bagi pengurus OSIS yang baru dilantik dan seluruh siswa yang hadir.
Penutup yang Bermakna
Kegiatan ditutup dengan doa, memohon keberkahan dan kelancaran bagi kepemimpinan OSIS yang baru. Penghormatan terakhir kepada pembina upacara menandai berakhirnya prosesi yang berlangsung sekitar satu jam itu.
Meski upacara telah usai, semangat dan harapan yang terpatri di pagi itu akan terus bergema. SMK Negeri 1 Giritontro kini memasuki babak baru—dengan kepemimpinan baru, harapan baru, dan tekad yang sama: menjadi lebih baik.
Di balik setiap pelantikan, ada harapan. Di balik setiap bendera yang berkibar, ada tanggung jawab. Dan di SMK Negeri 1 Giritontro, tongkat estafet kepemimpinan kini berada di tangan yang siap membawa perubahan.
Pewarta : Renita Az-Zahra Budiani – KEIOMED (Kenshiro Media)
Penyunting : Beni Nur Cahyadi – KEIOMED (Kenshiro Media)
Editor : Alvina Rahmawati – KEIOMED ( Kenshiro Media)